Mad terbagi menjadi dua, yaitu mad asli (karena ada huruf alif, wau, atau ya yang didahului huruf berharakat sesuai) dan mad far’i yang memiliki banyak macam, seperti mad wajib muttasil, mad jaiz munfasil, mad arid lissukun, mad lazim, mad silah, mad badal, dan lain-lain.
Cara membaca panjang bacaan mad memiliki tiga ketentuan: al-qasru (1 alif/2 harakat), at-tawasut (1½ alif/3 harakat), dan at-tul (2½–3 alif/5–6 harakat).
Qasr adalah membaca pendek ketika washal (bersambung) dan membaca panjang ketika waqaf (berhenti). Tanda qasr dalam Al-Qur’an ditunjukkan dengan tanda lingkaran kecil (sifrun mustadir) atau tanda oval (sifrun mustatil) di atas huruf mad.
Tidak semua bacaan qasr memiliki tanda tersebut; sebagian bacaan qasr bersifat lazim digunakan menurut riwayat Imam Hafs tanpa tanda khusus, misalnya pada Surah al-A’raf ayat 145, Surah al-An’am ayat 39, dan Surah Maryam ayat 46.

