Setelah harakat hamzah dipindahkan ke huruf sebelumnya, hamzah tersebut tidak lagi dibaca.
Menurut Imam Ashim riwayat Hafs, bacaan naql dalam Al-Qur’an hanya terdapat pada satu tempat, yaitu Surah al-Hujurat ayat 11 pada lafaz بِئْسَ الِاسْمُ.
Pada bacaan tersebut, harakat kasrah dari huruf alif dipindahkan ke huruf lam yang sebelumnya mati (sukun), sehingga lafaz yang awalnya dibaca bi’sal-ismu menjadi bi’salismu.

