Bacaan garib berbeda dari kelaziman bacaan pada umumnya dan memerlukan penjelasan khusus agar tidak terjadi kesalahan saat membacanya.
Menurut para ahli qiraah (Qurra’), garib merupakan permasalahan yang masih membutuhkan penjelasan karena rumitnya aspek huruf, lafal, arti, maupun pemahaman dalam Al-Qur’an.
Bacaan garib tidak banyak ditemui dalam Al-Qur’an, sehingga kebanyakan orang awam tidak mengetahuinya. Oleh karena itu, setiap muslim wajib mempelajarinya agar tidak salah dalam membaca ayat-ayat Al-Qur’an.
Terdapat lima sampai enam macam bacaan garib yang akan dipelajari dalam bab ini, yaitu imalah, isymam, tashil, naql, mad/qasr, dan saktah.

